dalam sunyi kulipat belahan bulan
kupungut bintang berceceran
agar bayang-bayang tak lagi bertamu
; diam semata batu
engkau menyala, kilau tanpa cahaya
di antara denting lagu hening
; nyanyian tanpa nada
pertamanan anggur
perempuan bergaun mutiara
kupeluk semerbak wangimu dalam kelana
; empat puluh tahun perjalanan
pantaimu putih pasir
dermaga bagi perahu kayu
nelayan yang pandai membaca kejora
; tak akan tersesat di jalan pulang
Luwu, 22 Maret 2019
